Selasa, 18 September 2012

Secretly Action


Title : Secretly Action
Author : Someone
Genre : Romance , sedikit action
Length : Oneshoot
Cast : Cho Kyuhyun , Henry Lau , Shin Yunhee (fiction character)
Other cast : find it !

Annyeong readers ! Ini author bawain karya debut couple Kyu-Hee.Semoga para readers suka ma fanfic ini. Fanfic ini udah pernah author publish di FB : Super Junior Fanfiction.
Oke author gak akan banyak omong lagi.Semoga readers suka sama cerita ini.
Happy Reading !
------------------------------------------------------------------------------------------------------


Yunhee POV
“Shin Yunhee !” kudengar Kim songsaenim memanggilku.
Aku berhenti membereskan barangku.Aku berlari kecil menghampiri Kim songsaenim ynag masih duduk di meja guru setelah pelajaran usai.
“Ne ? Waeyo songsaenim ?” tanyaku sopan.
Kim songsaenim hanya diam sambil terus berkutat dengan beberapa lembar kertas di tangannya.Lalu ia menyodorkan beberapa lembar kertas yang ia pegang sedari tadi.Aku hanya menerima kertas itu dengan kebingungan.
“Yunhee-ssi,tolong kau sampaikan kertas-kertas itu untuk Cho Kyuhyun ne ?” perintah dari Kim songsaenim mengejutkanku.
“Tapi ..” ujarku berusaha mengelak.
“Kamsahamnida Yunhee-ssi.Songasenim serahkan semuanya kepadamu.” kata Kim songsaenim memotong ucapanku.Lalu ia beranjak pergi meninggalkanku.
Aku hanya bisa menatap songsaenim yang berjalan keluar dari ruang kelasku yang sudah kosong.Kutatap kertas di tanganku.Aku mendesah pelan mengingat perintah dari Kim songsaenim.Mau tak mau aku harus mengantarnya ke rumah Cho Kyuhyun.
Ini bukan karena aku malas menuruti perintah guru,tapi ini karena aku takut dengan seorang Cho Kyuhyun ! Bagaimana mungkin aku tidak takut kalau aku akan berkunjung seorang diri ke rumah seorang namja berandal yang paling ditakuti seisi sekolah ini ? Bahkan guru pun takut kepadanya.
Segera kuambil tasku dan kulangkahkan kakiku menuju parkiran.Aku naik ke atas motorku lalu menghela nafas panjang.Kunyalakan mesin motorku dan kulajukan motorku menuju rumah Kyuhyun.
TOK TOK TOK
Aku langsung mengetuk pintu rumah Kyuhyun begitu aku tiba.Aku tidak mau kalau harus berlama-lama di rumah ini,pasti akan sangat berbahaya bagiku !
Kutunggu beberapa saat,namuan tak ada jawaban dari dalam rumah.Kucoba sekali lagi untuk mengetuk pintu rumahnya,dan masih tidak ada jawaban.Aku yang sudah tidak sabar lagi langsung membuka pintu rumahnya yang ternyata tidak dikunci.
Aku memutuskan untuk meletakan kertas-kertas dari Kim songsaenim di atas meja ruang tamunya dan segera pergi dari rumahnya.Namun langkahku harus terhenti saat aku melihat sesuatu yang tergeletak di atas meja.
Sebuah REVOLVER berwarna silver dan beberapa peluru tergeletak begitu saja di atas meja.Kugenggam erat kertas di tanganku untuk mengusir ketakutanku.
“Tenang saja Yunhee ! Tinggal letakan kertas ini lalu pergi !” gumamku menyemangati diri sendiri.
BRAAAK
Suara pintu yang ditutup dengan kasar mengejutkanku sehingga aku menjatuhkan semua kertas yang kupegang tadi.Aku masih berdiri mematung di tempatku,aku mulai merasa ketakutan.Perlahan kutolehkan kepalaku ke arah pintu utama rumah Kyuhyun.
“Aku kedatangan tamu rupanya.” ucapnya dengan evil smirk khasnya.
Aku semakin ketakutan saat seseorang yang paling kuhindari sedang berjalan mendekatiku.Cho Kyuhyun ! Dia berjalan mendekatiku ! Bagaimana ini ? Kakiku tidak bisa bergerak,aku terlalu takut untuk melangkahkan kakiku pergi dari rumah ini.
“Shin Yunhee,teman sekelasku rupanya.Untuk apa kau ke sini hum ?” tanyanya saat ia sudah berada di depanku.
“A-aku hanya mau mengantarkan catatan dan tugas hari ini untukmu Kyuhyun-ssi.” jawabku dengan suara sedikit bergetar karena ketakutan.
“Lalu apa yang sudah kau lihat tadi ?” kali ini ia menatapku tajam.Buru-buru kutudukan kepalaku untuk menghindari tatapan mautnya itu.
“Aku tidak melihat apapun ! Kecuali re ..” aku segera membungkam mulutku dengan kedua tanganku.
Kulihat ia terdiam dan kembali memasang evil smirknya.Ia semakin mendekatiku,dan sekarang ia menghimpitku di antara tubuhnya dan dinding rumahnya ini.Ia mendekatkan wajahnya ke wajahku,sehingga dapat kurasakan hembusan nafasnya menerpa kulit wajahku.
“Kau sudah melihat barang yang selama ini kusembunyikan rupanya ..” bisiknya tepat di telingaku dan membuat tubuhku merinding.
“Ak-aku tidak akan mengatakannya kepada siapapun Kyuhyun-ssi !” ucapku sembari berusaha mendorong tubuhnya.
“Aku tidak percaya dengan perkataanmu itu Shin Yunhee.” bisiknya lagi dan kali ini ia semakin menghimpitku dan mengunci kedua tanganku.
“Mianhae ! Akan kulakukan apapun agar kau melepaskanku Kyuhyun-ssi.” kataku akhirnya.Aku sudah tidak tahan dengan keadaan ini !
“Jinjja ? Kalau begitu akan kulepaskan kau kalau kau mau mengikuti syarat yang kuajukan.”
“Apapun !”
“Baiklah kalau begitu.Mulai sekarang kau harus mendengarkan semua perintahku ne ?”
“Mwo ?!”
Aku membelalakan kedua mataku.Aku sangat terkejut mendengar persyaratannya itu.Sungguh ! Aku ingin kabur darinya sekarang juga ! Aku tidak mau kalau harus menuruti semua perintahnya.
“Kalau kau tidak mau,mungkin pisau ini bisa mendarat di lehermu.” perkataannya sontak membuatku kembali terkejut.
Kutatap pisau lipat yang entah sejak kapan sudah di bawanya dengan ketakutan.Air mata mulai membasahi kedua pelupuk mataku,aku sangat ketakutan saat ini.Lalu dapat kurasakan sentuhan pisaunya di kulit leherku.Aku memejamkan mataku karena ketakutan.
“Bagaimana ? Apa kau lebih memilih pisau ini mendarat di lehermu ?” tanyanya lagi.
“A-ani.Akan ku-kuturuti permintaanmu itu.Ta-tapi jauhkan pisau itu Kyuhyun-ssi.” ujarku.
“Anak baik.Kalau begitu mulai sekarang kau harus menurut dan tunduk kepadaku.”
Aku bernafas lega saat ia menjauhkan pisau lipatnya itu dari leherku dan melepaskan himpitan badannya.Aku terduduk lemas di lantai,bulir air mata mulai membasahi kedua pipiku.Kulihat ia berjongkok di hadapanku dengan senyuman liciknya.
“Jangan pernah menolak perintahku ne ?”
Semakin lama ia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan CHU~ bibirnya mendarat di atas bibirku.
Yunhee POV end

Author POV
CHU~ Kyuhyun mencium bibir mungil milik Yunhee.Yunhee membelalakan maanya terkejut dan berusaha melepaskan ciuman Kyuhyun.Namun Kyuhyun menahan kedua tangannya dengan tangan kanannya dan tangan kirinya mendorong kepala Yunhee untuk memperdalam ciuman mereka.
Beberapa saat kemudian Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka.Dijilatnya bibir atasnya dan ia tersenyum licik kepada Yunhee.Yunhee yang maish tidak percaya dengan apa yang baru saja dialaminya hanya diam sembari menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Lalu Kyuhyun bangkit dan melangkahkan kakinya ke arah pintu utama rumahnya.Ia pun membuka pintu rumahnya itu lebar-lebar.
“Lebih baik kau cepat pergi sebelum aku bertindak lebih lanjut Yunhee-ssi.” ujar Kyuhyun santai dengan evil smirknya.
Yunhee yang mendengar perkataan Kyuhyun langsung bangkit dari duduknya dan bergegas keluar dari rumah Kyuhyun.Dengan segera ia naik ke atas motornya dan pergi meninggalkan rumah Kyuhyun.
Kyuhyun terkekeh kecil melihat kelakuan Yunhee.Tak pernah disangkanya kalau ia akan mendapatkan ‘mainan’ baru untuk menghiburnya.
Ia menutup pintu rumahnya lalu berjalan ke arah kertas yang berserakan di dekat meja ruang tamunya.Ia berjongkok lalu memunguti kerta-kertas tersebut.Senyuman terukir di wajahnya.
“Shin Yunhee,kau milikku sekarang.” gumamnya.
-Skip Time-
Yunhee berjalan lunglai menuju kelasnya.Semalaman ia merutuki dirinya yang bodoh,yang mau melakukan apapun agar Kyuhyun melepaskannya.Pikiran negatif mulai datang saat ia menangkap bayangan Kyuhyun di dalam kelas melalui jendela kecil di pintu kelasnya.
Ia mendesah pelan.Lalu ia pun membuka pintu kelasnya dan berjalan menuju bangkunya.Ia tetap memasang wajah tenang walupun ia sedikit terkejut saat melihat Kyuhyun pindah duduk di sebelahnya.
Ia melirik sekilas ke arah Kyuhyun.Diamatinya namja berandal itu yang sedang asyik mendengarkan musik dengan headphonenya dan bermain dengan PSPnya.Ia mendengus kesal lalu mengalihkan pandangannya ke jendela yang mengarah keluar.
Kyuhyun mengalihkan perhatiannya dari PSPnya sejenak.Ditatapnya Yunhee yang memandang keluar jendela.Senyuman terukir di wajahnya.
Hyun songsaenim sang guru sejarah sekaligus wali kelas Yunhee dan Kyuhyun memasuki kelas bersama dengan seorang namja yang bermata sipit dan berpipi tembam.Sontak seisi kelas mengarahkan pandangannya kearah namja itu.
“Ehm,selamat pagi anak-anak.Kali ini kalian akan mendapat teman baru lagi.Silahkan perkenalkan dirimu.” ucap Hyun songsenim kepada namja itu.
“Annyeong ! Henry Lau imnida.Aku baru saja pindah dari China ke Korea, bangapseummnida” ujar namja bernama Henry itu memperkenalkan diri.
Beberapa yeoja di kelas itu terpesona melihat senyuman manis yang berkembang di bibir Henry yang membuat wajah namja itu semakin terlihat imut.Begitu juga dengan Yunhee,dia tidak berkedip sama sekali saat menatap Henry.
Sementara itu Kyuhyun terus menerus meperhatikan Henry dari atas sampai bawah.Ia merasa tidak asing dengan sosok Henry.
“Henry-ssi,kau bisa duduk di bangku kosong itu.” kata Hyun songsaenim sembari menunjuk bangku kosong di belakang Yunhee.
Henry menganggukan kepalanya dan tersneyum kecil.Lalu ia pun melangkahkan kakinya menuju bangku di belakang Yunhee.Saat melewati Kyuhyun,pandangan matanya bertemu dengan namja berandal itu.Kyuhyun sempat tersentak saat melihat tatapan mata yang begitu sinis dari Henry.
“Annyeong Henry-ssi.Shin Yunhee imnida.” sapa Yunhee sembari mengulurkan tangannya.
“Oh,annyeong Yunhee-ssi.Mohon bantuannya.” balas Henry sembari menjabat tangan Yunhee yang terulur.
Yunhee hanya mengangguk dan tersenyum kecil,lalu ia kembali memfokuskan perhatiannya pada penjelasan Hyun songsaenim.Henry mengeluarkan buku dari dalam tasnya,ia sempat melirik ke arah Kyuhyun,lalu ia tersenyum licik.
“Cho Kyuhyun,akhirnya aku menemukanmu.” gumam Henry sembari menatap sinis ke arah Kyuhyun.
KRRIIIIINGGG
Bel berbunyi nyaring,menandakan waktu istirahat bagi semua murid.Semua murid yang berada di kelas Yunhee langsung menghambur keluar menuju kantin.Yunhee pun hendak melangkahkan kakinya menuju kantin,namun tangannya ditahan oleh Kyuhyun.
“Mwo ?” tanya Yunhee heran sembari menatap Kyuhyun.
“Belikan aku makanan secepatnya ! Baru kau boleh pergi Yunhee-ya.” perintah Kyuhyun dengan nada angkuhnya.
Hati Yunhee sempat bergetar saat mendengar Kyuhyun sudah tidak memanggilnya dengan formal lagi,namun segera ia tepis getaran yang menguasai hatinya itu.Ia mengambil uang yang disodorkan Kyuhyun lalu melangkahkan kakinya keluar kelas.
“Yunhee-ssi !” panggil Henry.
Yunhee yang belum keluar dari kelas menghentikan kakinya saat mendengar namanya di panggil.Henry berlari kecil menghampiri Yunhee dan tersenyum tipis kepada yeoja itu.
“Bolehkah aku ikut denganmu ke kantin Yunhee-ssi ?” tanya Henry.
“Ne,tentu saja.Kajja !” jawab Yunhee dengan sneyuman manisnya.
Kyuhyun memandang kepergian Yunhee dan Henry dari kelas.Ia masih bingung dengan sosok Henry yang ia rasa pernah ia kenali sebelumnya.Ia berusaha mengingat-ingat masa lalunya,namun tetap saja ia tidak bisa mengingat sosok Henry.
“Ck,aku yakin aku pernah melihatnya ..Tapi di mana ?” gumam Kyuhyun.
Lalu ia sudah tidak mempedulikan masalah Henry lagi,ia kembali memfokuskan perhatiannya ke PSPnya.
@Kantin
Setelah menyerahkan makanan pesanan Kyuhyun,Yunhee kembali lagi ke kantin dan menghampiri Henry yang duduk sendirian.Henry tersenyum menyambut kedatangan Yunhee.
“Yunhee-ssi ..” panggil henry.
“Henry-ssi,bisakah kau tidak memanggilku seformal itu ? Aku sedikit tidak nyaman dengan panggilan seperti itu.” ucap Yunhee cepat.
“Ne,aku akan berhenti memanggilmu seperti itu kalau kau juga tidak memanggilku dengan formal.” jawab Henry sembari terkekeh kecil.
“Baiklah Henry-ah.Kkkk~” balas Yunhee yang ikut terkekeh kecil.
“Ng Yunhee-ya,kenapa kau mau saja menuruti perintah Kyuhyun-ssi ?” tanya Henry tiba-tiba.
Raut wajah Yunhee yang tadinya cerah ceria langsung berubah muram saat mendengar nama Kyuhyun.Ia hanya menghela nafas sebentar sembari mengaduk-aduk ice teanya.
“Yah,aku punya alasan khusus kenapa aku mau menurutinya.Mianhae Henry-ah,aku tidak bisa menceritakannya.” ucap Yunhee dengan wajah suram.
“Oh,gwaenchana.Kalau begitu apa kau bisa memberitahu sesuatu tentang Kyuhyun-ssi kepadaku ? Aku merasa seperti mengenalnya,tapi aku tidak yakin.”
“Dia itu namja berandal di sekolah ini,dia selalu melanggar peraturan dan bermasalah dengan para guru.Dan yang kudengar dari beberapa gosip,kalau ia berasal dari Amerika,tapi aku tetap tidak percaya ! Lihat saja tampangnya yang menyebalkan itu !”
“Kkk~Sepertinya kau kesal sekali dengannya ne ?”
“Ne ! Karena dia itu sangat menyebalkan.”
Henry hanya terkekeh kecil mendengar keluhan Yunhee.Lalu ia tersenyum licik sekilas.matanya menatap lekat ke arah Yunhee yang sibuk dengan ice teanya.
“Eng,Henry-ah,waeyo ? Apa ada sesuatu yang aneh di wajahku ?” tanya Yunhee sedikit gugup saat mengetahui kalau Henry menatapnya lekat.
“Oh mianhae,aku hanya merasa kalau kau itu sangat cantik Yunhee-ya.” puji Henry dengan senyuman manis di wajahnya.
Yunhee sedikit tersentak mendengar pujian dari Henry,lalu ia menundukan kepalanya untuk menyembunyikan rona merah yang mulai muncul di wajahnya.Ia merasa senang saat seorang namja tampan sepert Henry memujinya.
“Go-gomawo Henry-ah.” ucap Yunhee malu-malu.
Henry terkekeh kecil melihat Yunhee yang salah tingkah di hadapannya.
Author POV end

Kyuhyun POV
Kuperhatikan selama seminggu ini Yunhee dan murid baru yang bernama Henry itu semakin dekat saja.Walaupun aku berusaha memisahkan mereka dengan menyuruh Yunhee melakukan sesuatu,tetap saja Henry mengikuti Yunhee kemanapun ia pergi.
Aku sedikit kesal dengan Henry yang selalu mengikuti Yunhee sehingga menghalangiku untuk lebih dekat dengan Yunhee.Bahkan dapat kulihat perbedaan ekspresi Yunhee saat berada di dekatnya dari pada saat berada di dekatku.
Bahkan sering kali aku melihat mereka bersama di luar sekolah.Seperti saat ini,kulihat Yunhee dan Henry sedang duduk berdua di salah satu bangku di taman kota saat aku keluar dari game center.Dengan kesal aku melangkahkan kakiku mendekati mereka.
 “Yunhee-ya !!” aku memanggil Yunhee yang sedang duduk berdua dengan Henry.
Mereka berdua pun menoleh ke arahku.Dan dapat kulihat ekspresi kesal langsung menghiasi wajah Yunhee.Segitu bencinya kah dia terhadapku ?!
“Mwo ? Kenapa kau bisa berada di sini ?” tanya Yunhee dengan kesal.
“Seharusnya aku yang bertanya seperti itu ! Ikut aku !” bentakku sembari menarik tangan Yunhee dengan sedikit kasar.
“Aisssh ! Henry-ah mianhae ! Besok kita bertemu lagi ne ?” kudengar dia sedikit berteriak.
“Ne !!” balas Henry.
Aku langsung menariknya masuk ke sebuah gang kecil yang berada di dekat taman itu.Segera kukunci tubuh Yunhee dengan kedua tanganku yang kuletakan di kanan kiri dinding yang dijadikannya tempat bersandar.
“M-mwo ?” kudengar dia sedikit gugup,bahkan dapat kulihat rona merah muncul di wajahnya.Aigoo~Kenapa dia menjadi terlihat manis ?
“Yunhee-ya,jawab pertanyaanku ne ?” ucapku dengan penekanan di setiap perkataanku.Kulihat ia mengangguk kecil.
“Apa kau menyukai Henry ?”
“Mwo ? K-kenapa kau bertanya tentang hal seperti itu ?”
“Cukup jawab saja !”
“Molla,aku masih belum tahu apakah aku menyukainya atau tidak.”
“Kalau begitu menjauhlah darinya !”
Kulihat ia membulatkan kedua matanya dan menatapku dengan kesal.Aku tahu,dia pasti sangat marah denganku yang mulai mencampuri urusan pribadinya,tapi entah kenapa aku tidak rela kalau harus melihatnya dekat dengan Henry.
“Aku tidak mau ! Kenapa aku harus menurutimu huh ?!” bentaknya kasar.Aku sedikit terkejut dibuatnya.
“Kau berani melawanku eoh ? Bukannya kau sendiri yang berjanji akan menuruti semua perintahku hm ?” bisikku pelan ditelingannya,namun ia segera mendorong tubuhku.
“Tapi kau tidak berhak mencampuri urusan pribadiku !”
“Tentu saja aku berhak,karena kau milikku Yunhee-ya ..”
CHU~ Kucium bibirnya lembut.Ia meronta dan berusaha melepaskan ciumanku,namun segera kutahan kedua tangannya.Kulumat bibirnya pelan.Beberapa saat kemudian kulepas tautan bibir kami.
PLAAKK
Sebuah tamparan mendarat di pipi kananku.Aku terkejut begitu menerima tamparan dari seorang Yunhee yang selama ini patuh kepadaku.Kutatap dia yang mulai menangis dengan tatapan tidak percaya.
“Cukup Kyuhyun ! Kau selalu bersikap seenaknya padaku,aku ini bukan bonekamu ! Aku membencimu ! Sangat sangat membencimu ! Kau hanya seorang namja yang selalu menindas yeoja sepertiku ini !! Pergilah dari kehidupanku !!”
Bentakannya membuatku tersentak dan menatapnya nanar.Tak bisa kupercaya kalau ia mengungkapkan seluruh kebenciannya kepadaku,dan entah kenapa hatiku serasa hancur menjadi berkeping-keping saat mendengar perkataannya.
Lalu ia pun berlari meninggalkanku yang masih terdiam.Kusandarkan tubuhku pada dinding di gang kecil ini.Aku merasa hancur,hancur dan tak berdaya !
“Yunhee-ya,mianhae ..” gumamku.
Kyuhyun POV end

Henry POV
Aku sengaja berjalan melewati jalanan di sekitar rumah Yunhee.Aku yakin sebentar lagi yeoja itu akan pulang ke rumahnya.Dan benar saja dugaanku,dapat kulihat ia berjalan dengan lunglai sembari menghapus air mata di wajahnya.Kusunggingkan senyuman licikku saat melihatnya seperti itu,aku yakin tadi ia bertengkar dengan Kyuhyun.
“Yunhee-ya,gwaenchana ?” tanyaku kepadanya dengan nada selembut mungkin.
“Henry-ah ? Kau di sini ?” tanyanya sedikit terkejut saat menyadari kehadiranku.
“Ne,aku khawatir denganmu,jadi aku bermaksud menunggumu di depan rumahmu.Apa yang terjadi denganmu ?” tanyaku lagi.
Ia tidak menjawab dan menghambur ke dalam pelukanku.Kalu bukan karena ini semua bagian dari rencanaku,aku tidak akan mau bersikap lembut seperti ini kepadanya.Kubalas pelukannya itu dan kuusap punggungnya perlahan.
“Uljima ..Ceritakan semuanya padaku ne ?”
Ia mengajakku masuk ke dalam rumahnya,kami segera naik ke kamarnya yang berada di lantai dua.Lalu ia pun menceritakan tentang pertengkarannya dengan Kyuhyun.Dalam hati aku tersenyum puas saat mendengar kalau ia bertengkar dengan Kyuhyun,karena itu berarti aku bisa menjalankan rencanaku yang selanjutnya.
“Sudahlah Yunhee-ya,tenangkan dirimu,kau tidak perlu menyesali perbuatanmu.” ucapku menenangkannya.
“Tapi ..”
“Yunhee-ya,kau tidak mau terus menerus dijadikannya pelayan kan ?”
“Ne,kau benar Henry-ah.Gomawo sudah mau mendengar ceritaku ini.”
“Cheonmayo ..Kalau begitu aku pamit dulu ne ?”
“Ne.”
Setelah berpamitan aku pun segera berjalan menuju mobilku yang kuparkir cukup tersembunyi.Aku masuk ke dalam mobilku dan mengambil sebuah revolver berwarna hitam milikku yang kusimpan di dasbor mobilku.
Kuusap pistol kesayanganku yang akan segera merenggut nyawa Kyuhyun.Senyuman licik kembali tersungging di bibirku.Inilah saatnya bagiku untuk beraksi.
“Cho Kyuhyun,bersiaplah.Inilah saatnya aku membalaskan dendam ayahku !”
Henry POV end

Author POV
Malam harinya,di dalam kamarnya Yunhee merasa gelisah.Setelah ia dapat menenangkan dirinya perasaan bersalah merasuk ke dalam hatinya.Entah mengapa ia merasa sangat menyesal sudah membentak Kyuhyun dengan kasar.
Diraihnya handphonenya yang tergeletak di sebelahnya.Ia bermaksud untuk menghubungi Kyuhyun dan meminta maaf.Namun panggilannya tidak di jawab oleh Kyuhyun.Bebrapa kali ia kembali menelepon Kyuhyun,namun panggilannya masih tak dijawab Kyuhyun.
Yunhee menghela nafasnya sejenak.Lalu ia bangkit dan menyambar jaket yang ia sampirkan di kursi meja belajarnya dan ia mengambil kunci motornya.Dengan segera ia melajukan motornya menuju rumah Kyuhyun.
Sementara itu ..
Henry sudah bersiap di depan rumah Kyuhyun dengan sebuah revolver yang ia sembunyikan di balik jaketnya itu.Senyuman licik tak hilang dari wajahnya,saat ini pikirannya hanya terfokus untuk membalaskan dendam ayahnya kepada Kyuhyun.
Ia dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah Kyuhyun karena kebiasaan Kyuhyun yang lupa mengunci pintu utama rumahnya.Lalu ia segera melangkahkan kakinya menuju kamar Kyuhyun dan bersiap dengan revolver di genggamannya.
BRAAKK
Henry membuka pintu kamar Kyuhyun dengan kasar.Kyuhyun yang terduduk lemas di sofa yang terdapat di kamarnya terkejut saat melihat kedatangan Henry dengan sebuah revolver di tangan namja itu.
“Hai Kyuhyun-ssi,sepertinya kau tidak mengenaliku sejak kita bertemu lagi ne ?” tanya Henry santai sembari memainkan revolvernya.
“Mwo ? Kenapa kau ke sini huh ?” tanya Kyuhyun disertai tatapan tajamnya.
“Hahaha,mudah sekali kau melupakanku.Apa karena pekerjaanmu sebagai anggota FBI baru yang mulai menyibukan dirimu sehingga kau melupakanku ?”
Kyuhyun tersentak saat mendengar perkataan Henry.Selama ini Kyuhyun memang menutupi profesinya sebagai agen FBI muda yang baru,saat ini ia sedang cuti dari pekerjaannya itu untuk fokus pada sekolahnya.
“Kau ?! Dari mana kau tahu hal itu ?!” tanya Kyuhyun.
“Bagaimana mungkin aku tidak tahu ? Aku adalah anak dari tuan Lau yang kau bunuh setahun yang lalu Cho Kyuhyun !”
[Flashback]
“Henry ! Cepat kabur !” perintah tuan Lau,ayah Henry.
“Eh ? Waeyo appa ? Siapa mereka yang baru saja datang itu ?” tanya Henry kebingungan.
“Mereka mengincar kita ! Cepatlah kau kabur selamatkan dirimu !!” tuan Lau kembali memerintahkan anak semata wayangnya itu.
Henry hanya diam saja dan menuruti perintah appanya itu.Ia dan appanya berlari menuju pintu belakang.
DOOORRR
Suara tembakan terdengar memekakan telinga.Henry yang terkejut mendengar suara tembakan itu menghentikan langkahnya dan melihat ke belakang.Ia sangat terkejut begitu melihat appanya jatuh terduduk dan memegangi kakinya yang terkena tembakan.
“Appa !” teriak Henry.
“Bodoh ! Cepat kabur !” perintah appa Henry.
DOOORR
Suara tembakan kembali terdengar.Kali ini peluru dari revolver berwarna silver milik seorang namja yang seumuran dengan Henry tepat menganai dada tuan Lau.Seketika itu juga tuan Lau meninggal.
Henry menghampiri appanya dan menatap geram ke arah seorang namja yang masih menodongkan revolvernya ke arahnya.Dilihatnya beberapa orang yang berseragam sama seperti namja yang membunuh ayahnya tadi datang memasuki rumahnya.
“Kerja bagus Cho Kyuhyun,dengan begini kita berhasil menlenyapkan satu lagi mafia di Korea.” kata salah seorang pemimpin dari orang-orang berseragam FBI tersebut.
Namja bernama Kyuhyun yang membunuh tuan Lau tadi tersenyum puas,lalu mengembalikan revolvernya ke tempatnya.Henry menatapnya geram,tak akan pernah dilupakannya orang yang sudah membunuh ayahnya.
“Cho Kyuhyun,akan kulenyapkan kau untuk membalas dendam appaku !”
[Flashback end]
Kyuhyun membulatkan kedua matanya setelah ia teringat dengan peristiwa setahun yang lalu.Ia betul-betul lupa dengan Henry yang merupakan anak dari tuan Lau.Saat ini ia sedang lengah,ia tak dapat menjangkau revolvernya yang ia letakan di meja kecil di samping kasurnya.
Henry berjalan mendekati Kyuhyun,lalu ia menghentikan langkahnya.
“Matilah kau Cho Kyuhyun !”
DOOORR
Yunhee yang sudah berada di depan pintu rumah Kyuhyun terkejut begitu mendengar suara tembakan yang berasal dari dalam rumah Kyuhyun.Dengan segera ia masuk ke dalam rumah Kyuhyun dan berlari menuju kamar Kyuhyun.
Ia terkejut begitu melihat Henry sedang menodongkan revolver miliknya ke arah Kyuhyun yang terduduk di lantai memegangi lengannya yang terkena luka tembak.Ia tak pernah menyangka kaalu Henry yang terlihat polos bisa melakukan perbuatan seperti itu.
“Sekarang kau kan benar-benar lenyap Cho Kyuhyun !” desis Henry dengan senyuman liciknya.
“ANDWAE !!” teriak Yunhee.Ia langsung berlari ke arah Kyuhyun dan melinungi namja itu
DOOORR
 Sebuah peluru meluncur dari revolver milik Henry.Peluru tersebut menembus punggung Yunhee yang melindungi Kyuhyun.Kyuhyun membelalakan matanya saat Yunhee melindunginya dari tembakan Henry.Henry pun begitu terkejut saat Yunhee datang melindungi Kyuhyun.
“Yunhee-ya !” teriak Kyuhyun sembari melepas pelukan Yunhee.
Yunhee terbatuk dan mengeluarkan darah.Namun ia tersenyum lemah dan memandang Kyuhyun sendu.Air mata keluar dari kedua pelupuk mata Kyuhyun.Dipandangnya Henry dengan geram,lalu tangannya memecahkan sebuah kaca yang melindungi sebuah tombol yang disembunyikan di dalam kamarnya
NGUIINGG NGUUIIINGG
Terdengar suara alarm setelah Kyuhyun menekan tombol itu.Henry terkejut dan memandang ke sekeliling,lalu ia menatap Kyuhyun heran.Kyuhyun pun membalas tatapan Henry dan menyunggingkan evil smirk miliknya.
“Henry-ah,kau pikir seorang agen FBI sepertiku tidak akan mendapat perlindungan dari pihak berwajib huh ?” tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.
“Kau ! Sial !” umpat Henry karena ia menyadari kebodohannya itu.
“Kau tidak akan bisa kabur lagi Henry Lau ! Karena kantor polisi berada tak jauh dari rumahku ! Hahahaa.” ucap Kyuhyun penuh kemenangan.
Henry berdecak kesal.Lalu ia segera berlari keluar rumah Kyuhyun,namun terlambat.Benar apa yang dikatakan Kyuhyun beberapa mobil polisi sudah berada di depan rumah Kyuhyun.Hnery terkepung,semua polisi yang datang langsung menodongkan pistol mereka ke arah Henry.Henry tak berkutik,ia sudah kalah.
Setelah Henry diringkus polisi dan di bawa menuju kantor polisi,Kyuhyun segera membawa Yunhee menuju rumah sakit terdekat,ia sangat cemas dengan keadaan Yunhee yang sudah tidak sadarkan diri.
@Seoul Hospital
Kyuhyun menunggu dengan gelisah di depan ruang UGD tempat Yunhee ditangani.Setelah ia mendapatkan perawatan untuk lukanya ia segera datang melihat keadaan Yunhee,namun ternyata penanganan untuk Yunhee belum selesai.
Setelah beberapa menit menunggu seorang dokter keluar dari ruang rawat Yunhee.Kyuhyun bergegas menghampiri dokter tersebut.
“Bagaimana kabarnya dok ?” tanya Kyuhyun langsung.
“Mianhae,apakah anda keluarganya ?” tanya sang dokter.
“Ani.A-aku ..Aku na-namjachingunya.” jawab Kyuhyun akhirnya.
“Oh,kau hebat,untung saja kau segera membawanya kemari,kalau kau terlambat bisa saja nyawanya melayang.”
“Gamsahamnida dok ! Bolehkah aku menjenguknya sekarang ?”
“Ne.Tapi dia masih belum siuman,jadi jangan terlalu berisik.”
Kyuhyun mengangguk kecil lalu membungkukan badannya sebagai ucapan terima kasih untuk sang dokter.Lalu ia segera memasuki kamar rawat Yunhee dengan perlahan.Ditatapnya tubuh Yunhee yang terbaring lemah dengan miris.
Kyuhyun pun duduk di kursi di depan ranjang Yunhee.Digenggamnya tangan kiri Yunhee yang lemas,lalu diciumnya tangan Yunhee itu dengan lembut.Air mata mengalir di wajahnya.
“Yunhee-ya,mianhae ..” ucap Kyuhyun sambil terisak.
“Jeongmal mianhae.Aku tidak bermaksud melukaimu ..”
Masih tak ada respon dari Yunhee yang masih memejamkan matanya.Lalu Kyuhyun bangkit dan mengecup kening Yunhee sekilas.Ia mengusap rambut Yunhee perlahan.
“Ini semua kulakukan karena aku mencintaimu Yunhee-ya,saranghae ..” ucap Kyuhyun akhirnya.
“Jinjja ?” tanya Yunhee tiba-tiba yang mengejutkan Kyuhyun sehingga Kyuhyun sedikit mundur ke belakang.
“Ka-kau ?! Ya ! Jadi kau ini sudah sadar dari tadi huh ?!” ucap Kyuhyun sembari menahan rasa malu,mukanya mulai memerah.
Yunhee terkekeh pelan,lalu ia menatap Kyuhyun dengan senyum mengejek.
“Kau sangat jelek sekali sewaktu menangis Kyu.Dan kau sama sekali tidak cocok untuk mengucapkan kata-kata roamntis seperti tadi.” kata Yunhee sembari terkekeh pelan.
“Ya ! Kau ini ! Kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah sadar huh ? Kau mempermalukanku !”
“Hehe,mianhaeyo~”
“Lalu,engg bagaimana ?”
Yunhee menatap Kyuhyun dengan heran.Ia heran mendengar pertanyaan Kyuhyun yang terdengar menggangtung sekaligus ia heran melihat Kyuhyun yang mulai terlihat salah tingkah.
“Mwo ? Apa maksudmu ?” tanya Yunhee dengan kebingungan.
“Aissh ! Tentu saja aku bertanya tentang jawabanmu ! Apa kau tidak ingin memberikan jawaban untuk semua yang kukatakan tadi ?” jawab Kyuhyun dengan kesal.
“Hehehe,mianhae.Kyu,bagaimana kalau aku menjawab tidak hm ?” tanya Yunhee menggoda Kyuhyun.
“Aku akan memerintahkanmu untuk menerimaku dan kau harus menurutinya karena kau sudah berjanji akan menuruti semua perkataanku !” jawab Kyuhyun tegas.
“Mwo ?! Apa itu ! Sama saja akhirnya kalau aku akan menjadi yeojamu !” protes Yunhee.
“Hehe,tentu saja ! Karena dari awal kau adalah milikku.Saranghae.”
Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Yunhee.Yunhee hanya diam dan memejamkan matanya.
CHU~ Kyuhyun mencium dan melumat bibir Yunhee perlahan.Yunhee pun merespon dan membalas ciuman Kyuhyun.Beberapa saat kemudian mereka melepas ciuman mereka.Yunhee menatap Kyuhyun dan tersneyum manis.Ditangkupkannya kedua tangannya di wajah Kyuhyun.
“Nado saranghae~”

The End
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar