Title : Secretly
Action
Author : Someone
Genre : Romance
, sedikit action
Length :
Oneshoot
Cast : Cho
Kyuhyun , Henry Lau , Shin Yunhee (fiction character)
Other cast :
find it !
Annyeong readers ! Ini
author bawain karya debut couple Kyu-Hee.Semoga para readers suka ma fanfic
ini. Fanfic ini udah pernah author publish di FB : Super Junior Fanfiction.
Oke author gak
akan banyak omong lagi.Semoga readers suka sama cerita ini.
Happy Reading !
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yunhee POV
“Shin Yunhee !”
kudengar Kim songsaenim memanggilku.
Aku berhenti
membereskan barangku.Aku berlari kecil menghampiri Kim songsaenim ynag masih
duduk di meja guru setelah pelajaran usai.
“Ne ? Waeyo songsaenim
?” tanyaku sopan.
Kim songsaenim
hanya diam sambil terus berkutat dengan beberapa lembar kertas di
tangannya.Lalu ia menyodorkan beberapa lembar kertas yang ia pegang sedari
tadi.Aku hanya menerima kertas itu dengan kebingungan.
“Yunhee-ssi,tolong
kau sampaikan kertas-kertas itu untuk Cho Kyuhyun ne ?” perintah dari Kim
songsaenim mengejutkanku.
“Tapi ..” ujarku
berusaha mengelak.
“Kamsahamnida Yunhee-ssi.Songasenim
serahkan semuanya kepadamu.” kata Kim songsaenim memotong ucapanku.Lalu ia
beranjak pergi meninggalkanku.
Aku hanya bisa
menatap songsaenim yang berjalan keluar dari ruang kelasku yang sudah
kosong.Kutatap kertas di tanganku.Aku mendesah pelan mengingat perintah dari
Kim songsaenim.Mau tak mau aku harus mengantarnya ke rumah Cho Kyuhyun.
Ini bukan karena
aku malas menuruti perintah guru,tapi ini karena aku takut dengan seorang Cho
Kyuhyun ! Bagaimana mungkin aku tidak takut kalau aku akan berkunjung seorang
diri ke rumah seorang namja berandal yang paling ditakuti seisi sekolah ini ?
Bahkan guru pun takut kepadanya.
Segera kuambil
tasku dan kulangkahkan kakiku menuju parkiran.Aku naik ke atas motorku lalu
menghela nafas panjang.Kunyalakan mesin motorku dan kulajukan motorku menuju
rumah Kyuhyun.
TOK TOK TOK
Aku langsung
mengetuk pintu rumah Kyuhyun begitu aku tiba.Aku tidak mau kalau harus berlama-lama
di rumah ini,pasti akan sangat berbahaya bagiku !
Kutunggu
beberapa saat,namuan tak ada jawaban dari dalam rumah.Kucoba sekali lagi untuk
mengetuk pintu rumahnya,dan masih tidak ada jawaban.Aku yang sudah tidak sabar
lagi langsung membuka pintu rumahnya yang ternyata tidak dikunci.
Aku memutuskan
untuk meletakan kertas-kertas dari Kim songsaenim di atas meja ruang tamunya
dan segera pergi dari rumahnya.Namun langkahku harus terhenti saat aku melihat
sesuatu yang tergeletak di atas meja.
Sebuah REVOLVER
berwarna silver dan beberapa peluru tergeletak begitu saja di atas meja.Kugenggam
erat kertas di tanganku untuk mengusir ketakutanku.
“Tenang saja Yunhee
! Tinggal letakan kertas ini lalu pergi !” gumamku menyemangati diri sendiri.
BRAAAK
Suara pintu yang
ditutup dengan kasar mengejutkanku sehingga aku menjatuhkan semua kertas yang
kupegang tadi.Aku masih berdiri mematung di tempatku,aku mulai merasa ketakutan.Perlahan
kutolehkan kepalaku ke arah pintu utama rumah Kyuhyun.
“Aku kedatangan
tamu rupanya.” ucapnya dengan evil smirk khasnya.
Aku semakin
ketakutan saat seseorang yang paling kuhindari sedang berjalan mendekatiku.Cho
Kyuhyun ! Dia berjalan mendekatiku ! Bagaimana ini ? Kakiku tidak bisa
bergerak,aku terlalu takut untuk melangkahkan kakiku pergi dari rumah ini.
“Shin Yunhee,teman
sekelasku rupanya.Untuk apa kau ke sini hum ?” tanyanya saat ia sudah berada di
depanku.
“A-aku hanya mau
mengantarkan catatan dan tugas hari ini untukmu Kyuhyun-ssi.” jawabku dengan
suara sedikit bergetar karena ketakutan.
“Lalu apa yang
sudah kau lihat tadi ?” kali ini ia menatapku tajam.Buru-buru kutudukan
kepalaku untuk menghindari tatapan mautnya itu.
“Aku tidak
melihat apapun ! Kecuali re ..” aku segera membungkam mulutku dengan kedua
tanganku.
Kulihat ia
terdiam dan kembali memasang evil smirknya.Ia semakin mendekatiku,dan sekarang
ia menghimpitku di antara tubuhnya dan dinding rumahnya ini.Ia mendekatkan
wajahnya ke wajahku,sehingga dapat kurasakan hembusan nafasnya menerpa kulit
wajahku.
“Kau sudah
melihat barang yang selama ini kusembunyikan rupanya ..” bisiknya tepat di
telingaku dan membuat tubuhku merinding.
“Ak-aku tidak
akan mengatakannya kepada siapapun Kyuhyun-ssi !” ucapku sembari berusaha
mendorong tubuhnya.
“Aku tidak
percaya dengan perkataanmu itu Shin Yunhee.” bisiknya lagi dan kali ini ia
semakin menghimpitku dan mengunci kedua tanganku.
“Mianhae ! Akan
kulakukan apapun agar kau melepaskanku Kyuhyun-ssi.” kataku akhirnya.Aku sudah
tidak tahan dengan keadaan ini !
“Jinjja ? Kalau
begitu akan kulepaskan kau kalau kau mau mengikuti syarat yang kuajukan.”
“Apapun !”
“Baiklah kalau
begitu.Mulai sekarang kau harus mendengarkan semua perintahku ne ?”
“Mwo ?!”
Aku membelalakan
kedua mataku.Aku sangat terkejut mendengar persyaratannya itu.Sungguh ! Aku
ingin kabur darinya sekarang juga ! Aku tidak mau kalau harus menuruti semua
perintahnya.
“Kalau kau tidak
mau,mungkin pisau ini bisa mendarat di lehermu.” perkataannya sontak membuatku
kembali terkejut.
Kutatap pisau
lipat yang entah sejak kapan sudah di bawanya dengan ketakutan.Air mata mulai
membasahi kedua pelupuk mataku,aku sangat ketakutan saat ini.Lalu dapat
kurasakan sentuhan pisaunya di kulit leherku.Aku memejamkan mataku karena
ketakutan.
“Bagaimana ? Apa
kau lebih memilih pisau ini mendarat di lehermu ?” tanyanya lagi.
“A-ani.Akan
ku-kuturuti permintaanmu itu.Ta-tapi jauhkan pisau itu Kyuhyun-ssi.” ujarku.
“Anak baik.Kalau
begitu mulai sekarang kau harus menurut dan tunduk kepadaku.”
Aku bernafas
lega saat ia menjauhkan pisau lipatnya itu dari leherku dan melepaskan himpitan
badannya.Aku terduduk lemas di lantai,bulir air mata mulai membasahi kedua
pipiku.Kulihat ia berjongkok di hadapanku dengan senyuman liciknya.
“Jangan pernah
menolak perintahku ne ?”
Semakin lama ia
mendekatkan wajahnya ke wajahku dan CHU~ bibirnya mendarat di atas bibirku.
Yunhee POV end
Author POV
CHU~ Kyuhyun
mencium bibir mungil milik Yunhee.Yunhee membelalakan maanya terkejut dan
berusaha melepaskan ciuman Kyuhyun.Namun Kyuhyun menahan kedua tangannya dengan
tangan kanannya dan tangan kirinya mendorong kepala Yunhee untuk memperdalam
ciuman mereka.
Beberapa saat
kemudian Kyuhyun melepaskan tautan bibir mereka.Dijilatnya bibir atasnya dan ia
tersenyum licik kepada Yunhee.Yunhee yang maish tidak percaya dengan apa yang
baru saja dialaminya hanya diam sembari menutup mulutnya dengan kedua
tangannya.
Lalu Kyuhyun
bangkit dan melangkahkan kakinya ke arah pintu utama rumahnya.Ia pun membuka
pintu rumahnya itu lebar-lebar.
“Lebih baik kau
cepat pergi sebelum aku bertindak lebih lanjut Yunhee-ssi.” ujar Kyuhyun santai
dengan evil smirknya.
Yunhee yang
mendengar perkataan Kyuhyun langsung bangkit dari duduknya dan bergegas keluar
dari rumah Kyuhyun.Dengan segera ia naik ke atas motornya dan pergi
meninggalkan rumah Kyuhyun.
Kyuhyun terkekeh
kecil melihat kelakuan Yunhee.Tak pernah disangkanya kalau ia akan mendapatkan
‘mainan’ baru untuk menghiburnya.
Ia menutup pintu
rumahnya lalu berjalan ke arah kertas yang berserakan di dekat meja ruang
tamunya.Ia berjongkok lalu memunguti kerta-kertas tersebut.Senyuman terukir di
wajahnya.
“Shin Yunhee,kau
milikku sekarang.” gumamnya.
-Skip Time-
Yunhee berjalan
lunglai menuju kelasnya.Semalaman ia merutuki dirinya yang bodoh,yang mau
melakukan apapun agar Kyuhyun melepaskannya.Pikiran negatif mulai datang saat
ia menangkap bayangan Kyuhyun di dalam kelas melalui jendela kecil di pintu
kelasnya.
Ia mendesah
pelan.Lalu ia pun membuka pintu kelasnya dan berjalan menuju bangkunya.Ia tetap
memasang wajah tenang walupun ia sedikit terkejut saat melihat Kyuhyun pindah
duduk di sebelahnya.
Ia melirik
sekilas ke arah Kyuhyun.Diamatinya namja berandal itu yang sedang asyik mendengarkan
musik dengan headphonenya dan bermain dengan PSPnya.Ia mendengus kesal lalu
mengalihkan pandangannya ke jendela yang mengarah keluar.
Kyuhyun
mengalihkan perhatiannya dari PSPnya sejenak.Ditatapnya Yunhee yang memandang
keluar jendela.Senyuman terukir di wajahnya.
Hyun songsaenim
sang guru sejarah sekaligus wali kelas Yunhee dan Kyuhyun memasuki kelas
bersama dengan seorang namja yang bermata sipit dan berpipi tembam.Sontak seisi
kelas mengarahkan pandangannya kearah namja itu.
“Ehm,selamat
pagi anak-anak.Kali ini kalian akan mendapat teman baru lagi.Silahkan
perkenalkan dirimu.” ucap Hyun songsenim kepada namja itu.
“Annyeong !
Henry Lau imnida.Aku baru saja pindah dari China ke Korea, bangapseummnida” ujar namja bernama Henry itu memperkenalkan diri.
Beberapa yeoja
di kelas itu terpesona melihat senyuman manis yang berkembang di bibir Henry
yang membuat wajah namja itu semakin terlihat imut.Begitu juga dengan Yunhee,dia
tidak berkedip sama sekali saat menatap Henry.
Sementara itu
Kyuhyun terus menerus meperhatikan Henry dari atas sampai bawah.Ia merasa tidak
asing dengan sosok Henry.
“Henry-ssi,kau
bisa duduk di bangku kosong itu.” kata Hyun songsaenim sembari menunjuk bangku
kosong di belakang Yunhee.
Henry
menganggukan kepalanya dan tersneyum kecil.Lalu ia pun melangkahkan kakinya
menuju bangku di belakang Yunhee.Saat melewati Kyuhyun,pandangan matanya
bertemu dengan namja berandal itu.Kyuhyun sempat tersentak saat melihat tatapan
mata yang begitu sinis dari Henry.
“Annyeong
Henry-ssi.Shin Yunhee imnida.” sapa Yunhee sembari mengulurkan tangannya.
“Oh,annyeong Yunhee-ssi.Mohon
bantuannya.” balas Henry sembari menjabat tangan Yunhee yang terulur.
Yunhee hanya
mengangguk dan tersenyum kecil,lalu ia kembali memfokuskan perhatiannya pada
penjelasan Hyun songsaenim.Henry mengeluarkan buku dari dalam tasnya,ia sempat
melirik ke arah Kyuhyun,lalu ia tersenyum licik.
“Cho
Kyuhyun,akhirnya aku menemukanmu.” gumam Henry sembari menatap sinis ke arah
Kyuhyun.
KRRIIIIINGGG
Bel berbunyi
nyaring,menandakan waktu istirahat bagi semua murid.Semua murid yang berada di
kelas Yunhee langsung menghambur keluar menuju kantin.Yunhee pun hendak
melangkahkan kakinya menuju kantin,namun tangannya ditahan oleh Kyuhyun.
“Mwo ?” tanya Yunhee
heran sembari menatap Kyuhyun.
“Belikan aku
makanan secepatnya ! Baru kau boleh pergi Yunhee-ya.” perintah Kyuhyun dengan
nada angkuhnya.
Hati Yunhee
sempat bergetar saat mendengar Kyuhyun sudah tidak memanggilnya dengan formal
lagi,namun segera ia tepis getaran yang menguasai hatinya itu.Ia mengambil uang
yang disodorkan Kyuhyun lalu melangkahkan kakinya keluar kelas.
“Yunhee-ssi !”
panggil Henry.
Yunhee yang
belum keluar dari kelas menghentikan kakinya saat mendengar namanya di
panggil.Henry berlari kecil menghampiri Yunhee dan tersenyum tipis kepada yeoja
itu.
“Bolehkah aku
ikut denganmu ke kantin Yunhee-ssi ?” tanya Henry.
“Ne,tentu
saja.Kajja !” jawab Yunhee dengan sneyuman manisnya.
Kyuhyun
memandang kepergian Yunhee dan Henry dari kelas.Ia masih bingung dengan sosok
Henry yang ia rasa pernah ia kenali sebelumnya.Ia berusaha mengingat-ingat masa
lalunya,namun tetap saja ia tidak bisa mengingat sosok Henry.
“Ck,aku yakin
aku pernah melihatnya ..Tapi di mana ?” gumam Kyuhyun.
Lalu ia sudah tidak
mempedulikan masalah Henry lagi,ia kembali memfokuskan perhatiannya ke PSPnya.
@Kantin
Setelah
menyerahkan makanan pesanan Kyuhyun,Yunhee kembali lagi ke kantin dan
menghampiri Henry yang duduk sendirian.Henry tersenyum menyambut kedatangan Yunhee.
“Yunhee-ssi ..”
panggil henry.
“Henry-ssi,bisakah
kau tidak memanggilku seformal itu ? Aku sedikit tidak nyaman dengan panggilan
seperti itu.” ucap Yunhee cepat.
“Ne,aku akan
berhenti memanggilmu seperti itu kalau kau juga tidak memanggilku dengan
formal.” jawab Henry sembari terkekeh kecil.
“Baiklah
Henry-ah.Kkkk~” balas Yunhee yang ikut terkekeh kecil.
“Ng Yunhee-ya,kenapa
kau mau saja menuruti perintah Kyuhyun-ssi ?” tanya Henry tiba-tiba.
Raut wajah Yunhee
yang tadinya cerah ceria langsung berubah muram saat mendengar nama Kyuhyun.Ia
hanya menghela nafas sebentar sembari mengaduk-aduk ice teanya.
“Yah,aku punya
alasan khusus kenapa aku mau menurutinya.Mianhae Henry-ah,aku tidak bisa
menceritakannya.” ucap Yunhee dengan wajah suram.
“Oh,gwaenchana.Kalau
begitu apa kau bisa memberitahu sesuatu tentang Kyuhyun-ssi kepadaku ? Aku
merasa seperti mengenalnya,tapi aku tidak yakin.”
“Dia itu namja
berandal di sekolah ini,dia selalu melanggar peraturan dan bermasalah dengan
para guru.Dan yang kudengar dari beberapa gosip,kalau ia berasal dari
Amerika,tapi aku tetap tidak percaya ! Lihat saja tampangnya yang menyebalkan
itu !”
“Kkk~Sepertinya
kau kesal sekali dengannya ne ?”
“Ne ! Karena dia
itu sangat menyebalkan.”
Henry hanya
terkekeh kecil mendengar keluhan Yunhee.Lalu ia tersenyum licik sekilas.matanya
menatap lekat ke arah Yunhee yang sibuk dengan ice teanya.
“Eng,Henry-ah,waeyo
? Apa ada sesuatu yang aneh di wajahku ?” tanya Yunhee sedikit gugup saat
mengetahui kalau Henry menatapnya lekat.
“Oh mianhae,aku
hanya merasa kalau kau itu sangat cantik Yunhee-ya.” puji Henry dengan senyuman
manis di wajahnya.
Yunhee sedikit
tersentak mendengar pujian dari Henry,lalu ia menundukan kepalanya untuk
menyembunyikan rona merah yang mulai muncul di wajahnya.Ia merasa senang saat
seorang namja tampan sepert Henry memujinya.
“Go-gomawo
Henry-ah.” ucap Yunhee malu-malu.
Henry terkekeh
kecil melihat Yunhee yang salah tingkah di hadapannya.
Author POV end
Kyuhyun POV
Kuperhatikan
selama seminggu ini Yunhee dan murid baru yang bernama Henry itu semakin dekat
saja.Walaupun aku berusaha memisahkan mereka dengan menyuruh Yunhee melakukan
sesuatu,tetap saja Henry mengikuti Yunhee kemanapun ia pergi.
Aku sedikit
kesal dengan Henry yang selalu mengikuti Yunhee sehingga menghalangiku untuk
lebih dekat dengan Yunhee.Bahkan dapat kulihat perbedaan ekspresi Yunhee saat
berada di dekatnya dari pada saat berada di dekatku.
Bahkan sering
kali aku melihat mereka bersama di luar sekolah.Seperti saat ini,kulihat Yunhee
dan Henry sedang duduk berdua di salah satu bangku di taman kota saat aku
keluar dari game center.Dengan kesal aku melangkahkan kakiku mendekati mereka.
“Yunhee-ya !!” aku memanggil Yunhee yang
sedang duduk berdua dengan Henry.
Mereka berdua
pun menoleh ke arahku.Dan dapat kulihat ekspresi kesal langsung menghiasi wajah
Yunhee.Segitu bencinya kah dia terhadapku ?!
“Mwo ? Kenapa
kau bisa berada di sini ?” tanya Yunhee dengan kesal.
“Seharusnya aku
yang bertanya seperti itu ! Ikut aku !” bentakku sembari menarik tangan Yunhee
dengan sedikit kasar.
“Aisssh !
Henry-ah mianhae ! Besok kita bertemu lagi ne ?” kudengar dia sedikit
berteriak.
“Ne !!” balas
Henry.
Aku langsung
menariknya masuk ke sebuah gang kecil yang berada di dekat taman itu.Segera
kukunci tubuh Yunhee dengan kedua tanganku yang kuletakan di kanan kiri dinding
yang dijadikannya tempat bersandar.
“M-mwo ?”
kudengar dia sedikit gugup,bahkan dapat kulihat rona merah muncul di
wajahnya.Aigoo~Kenapa dia menjadi terlihat manis ?
“Yunhee-ya,jawab
pertanyaanku ne ?” ucapku dengan penekanan di setiap perkataanku.Kulihat ia
mengangguk kecil.
“Apa kau
menyukai Henry ?”
“Mwo ? K-kenapa
kau bertanya tentang hal seperti itu ?”
“Cukup jawab
saja !”
“Molla,aku masih
belum tahu apakah aku menyukainya atau tidak.”
“Kalau begitu
menjauhlah darinya !”
Kulihat ia
membulatkan kedua matanya dan menatapku dengan kesal.Aku tahu,dia pasti sangat
marah denganku yang mulai mencampuri urusan pribadinya,tapi entah kenapa aku
tidak rela kalau harus melihatnya dekat dengan Henry.
“Aku tidak mau !
Kenapa aku harus menurutimu huh ?!” bentaknya kasar.Aku sedikit terkejut
dibuatnya.
“Kau berani
melawanku eoh ? Bukannya kau sendiri yang berjanji akan menuruti semua
perintahku hm ?” bisikku pelan ditelingannya,namun ia segera mendorong tubuhku.
“Tapi kau tidak
berhak mencampuri urusan pribadiku !”
“Tentu saja aku
berhak,karena kau milikku Yunhee-ya ..”
CHU~ Kucium
bibirnya lembut.Ia meronta dan berusaha melepaskan ciumanku,namun segera
kutahan kedua tangannya.Kulumat bibirnya pelan.Beberapa saat kemudian kulepas
tautan bibir kami.
PLAAKK
Sebuah tamparan
mendarat di pipi kananku.Aku terkejut begitu menerima tamparan dari seorang Yunhee
yang selama ini patuh kepadaku.Kutatap dia yang mulai menangis dengan tatapan
tidak percaya.
“Cukup Kyuhyun !
Kau selalu bersikap seenaknya padaku,aku ini bukan bonekamu ! Aku membencimu !
Sangat sangat membencimu ! Kau hanya seorang namja yang selalu menindas yeoja
sepertiku ini !! Pergilah dari kehidupanku !!”
Bentakannya
membuatku tersentak dan menatapnya nanar.Tak bisa kupercaya kalau ia
mengungkapkan seluruh kebenciannya kepadaku,dan entah kenapa hatiku serasa
hancur menjadi berkeping-keping saat mendengar perkataannya.
Lalu ia pun
berlari meninggalkanku yang masih terdiam.Kusandarkan tubuhku pada dinding di
gang kecil ini.Aku merasa hancur,hancur dan tak berdaya !
“Yunhee-ya,mianhae
..” gumamku.
Kyuhyun POV end
Henry POV
Aku sengaja
berjalan melewati jalanan di sekitar rumah Yunhee.Aku yakin sebentar lagi yeoja
itu akan pulang ke rumahnya.Dan benar saja dugaanku,dapat kulihat ia berjalan
dengan lunglai sembari menghapus air mata di wajahnya.Kusunggingkan senyuman
licikku saat melihatnya seperti itu,aku yakin tadi ia bertengkar dengan
Kyuhyun.
“Yunhee-ya,gwaenchana
?” tanyaku kepadanya dengan nada selembut mungkin.
“Henry-ah ? Kau
di sini ?” tanyanya sedikit terkejut saat menyadari kehadiranku.
“Ne,aku khawatir
denganmu,jadi aku bermaksud menunggumu di depan rumahmu.Apa yang terjadi
denganmu ?” tanyaku lagi.
Ia tidak
menjawab dan menghambur ke dalam pelukanku.Kalu bukan karena ini semua bagian
dari rencanaku,aku tidak akan mau bersikap lembut seperti ini kepadanya.Kubalas
pelukannya itu dan kuusap punggungnya perlahan.
“Uljima
..Ceritakan semuanya padaku ne ?”
Ia mengajakku
masuk ke dalam rumahnya,kami segera naik ke kamarnya yang berada di lantai
dua.Lalu ia pun menceritakan tentang pertengkarannya dengan Kyuhyun.Dalam hati
aku tersenyum puas saat mendengar kalau ia bertengkar dengan Kyuhyun,karena itu
berarti aku bisa menjalankan rencanaku yang selanjutnya.
“Sudahlah Yunhee-ya,tenangkan
dirimu,kau tidak perlu menyesali perbuatanmu.” ucapku menenangkannya.
“Tapi ..”
“Yunhee-ya,kau
tidak mau terus menerus dijadikannya pelayan kan ?”
“Ne,kau benar
Henry-ah.Gomawo sudah mau mendengar ceritaku ini.”
“Cheonmayo
..Kalau begitu aku pamit dulu ne ?”
“Ne.”
Setelah
berpamitan aku pun segera berjalan menuju mobilku yang kuparkir cukup tersembunyi.Aku
masuk ke dalam mobilku dan mengambil sebuah revolver berwarna hitam milikku
yang kusimpan di dasbor mobilku.
Kuusap pistol
kesayanganku yang akan segera merenggut nyawa Kyuhyun.Senyuman licik kembali
tersungging di bibirku.Inilah saatnya bagiku untuk beraksi.
“Cho
Kyuhyun,bersiaplah.Inilah saatnya aku membalaskan dendam ayahku !”
Henry POV end
Author POV
Malam harinya,di
dalam kamarnya Yunhee merasa gelisah.Setelah ia dapat menenangkan dirinya
perasaan bersalah merasuk ke dalam hatinya.Entah mengapa ia merasa sangat
menyesal sudah membentak Kyuhyun dengan kasar.
Diraihnya
handphonenya yang tergeletak di sebelahnya.Ia bermaksud untuk menghubungi
Kyuhyun dan meminta maaf.Namun panggilannya tidak di jawab oleh Kyuhyun.Bebrapa
kali ia kembali menelepon Kyuhyun,namun panggilannya masih tak dijawab Kyuhyun.
Yunhee menghela
nafasnya sejenak.Lalu ia bangkit dan menyambar jaket yang ia sampirkan di kursi
meja belajarnya dan ia mengambil kunci motornya.Dengan segera ia melajukan
motornya menuju rumah Kyuhyun.
Sementara itu ..
Henry sudah
bersiap di depan rumah Kyuhyun dengan sebuah revolver yang ia sembunyikan di
balik jaketnya itu.Senyuman licik tak hilang dari wajahnya,saat ini pikirannya
hanya terfokus untuk membalaskan dendam ayahnya kepada Kyuhyun.
Ia dapat masuk
dengan mudah ke dalam rumah Kyuhyun karena kebiasaan Kyuhyun yang lupa mengunci
pintu utama rumahnya.Lalu ia segera melangkahkan kakinya menuju kamar Kyuhyun
dan bersiap dengan revolver di genggamannya.
BRAAKK
Henry membuka
pintu kamar Kyuhyun dengan kasar.Kyuhyun yang terduduk lemas di sofa yang
terdapat di kamarnya terkejut saat melihat kedatangan Henry dengan sebuah
revolver di tangan namja itu.
“Hai
Kyuhyun-ssi,sepertinya kau tidak mengenaliku sejak kita bertemu lagi ne ?”
tanya Henry santai sembari memainkan revolvernya.
“Mwo ? Kenapa
kau ke sini huh ?” tanya Kyuhyun disertai tatapan tajamnya.
“Hahaha,mudah
sekali kau melupakanku.Apa karena pekerjaanmu sebagai anggota FBI baru yang
mulai menyibukan dirimu sehingga kau melupakanku ?”
Kyuhyun
tersentak saat mendengar perkataan Henry.Selama ini Kyuhyun memang menutupi
profesinya sebagai agen FBI muda yang baru,saat ini ia sedang cuti dari pekerjaannya
itu untuk fokus pada sekolahnya.
“Kau ?! Dari
mana kau tahu hal itu ?!” tanya Kyuhyun.
“Bagaimana
mungkin aku tidak tahu ? Aku adalah anak dari tuan Lau yang kau bunuh setahun
yang lalu Cho Kyuhyun !”
[Flashback]
“Henry ! Cepat
kabur !” perintah tuan Lau,ayah Henry.
“Eh ? Waeyo appa
? Siapa mereka yang baru saja datang itu ?” tanya Henry kebingungan.
“Mereka
mengincar kita ! Cepatlah kau kabur selamatkan dirimu !!” tuan Lau kembali
memerintahkan anak semata wayangnya itu.
Henry hanya diam
saja dan menuruti perintah appanya itu.Ia dan appanya berlari menuju pintu
belakang.
DOOORRR
Suara tembakan
terdengar memekakan telinga.Henry yang terkejut mendengar suara tembakan itu
menghentikan langkahnya dan melihat ke belakang.Ia sangat terkejut begitu
melihat appanya jatuh terduduk dan memegangi kakinya yang terkena tembakan.
“Appa !” teriak
Henry.
“Bodoh ! Cepat
kabur !” perintah appa Henry.
DOOORR
Suara tembakan
kembali terdengar.Kali ini peluru dari revolver berwarna silver milik seorang
namja yang seumuran dengan Henry tepat menganai dada tuan Lau.Seketika itu juga
tuan Lau meninggal.
Henry
menghampiri appanya dan menatap geram ke arah seorang namja yang masih
menodongkan revolvernya ke arahnya.Dilihatnya beberapa orang yang berseragam
sama seperti namja yang membunuh ayahnya tadi datang memasuki rumahnya.
“Kerja bagus Cho
Kyuhyun,dengan begini kita berhasil menlenyapkan satu lagi mafia di Korea.”
kata salah seorang pemimpin dari orang-orang berseragam FBI tersebut.
Namja bernama
Kyuhyun yang membunuh tuan Lau tadi tersenyum puas,lalu mengembalikan
revolvernya ke tempatnya.Henry menatapnya geram,tak akan pernah dilupakannya
orang yang sudah membunuh ayahnya.
“Cho
Kyuhyun,akan kulenyapkan kau untuk membalas dendam appaku !”
[Flashback end]
Kyuhyun membulatkan
kedua matanya setelah ia teringat dengan peristiwa setahun yang lalu.Ia
betul-betul lupa dengan Henry yang merupakan anak dari tuan Lau.Saat ini ia
sedang lengah,ia tak dapat menjangkau revolvernya yang ia letakan di meja kecil
di samping kasurnya.
Henry berjalan
mendekati Kyuhyun,lalu ia menghentikan langkahnya.
“Matilah kau Cho
Kyuhyun !”
DOOORR
Yunhee yang
sudah berada di depan pintu rumah Kyuhyun terkejut begitu mendengar suara
tembakan yang berasal dari dalam rumah Kyuhyun.Dengan segera ia masuk ke dalam
rumah Kyuhyun dan berlari menuju kamar Kyuhyun.
Ia terkejut
begitu melihat Henry sedang menodongkan revolver miliknya ke arah Kyuhyun yang
terduduk di lantai memegangi lengannya yang terkena luka tembak.Ia tak pernah
menyangka kaalu Henry yang terlihat polos bisa melakukan perbuatan seperti itu.
“Sekarang kau
kan benar-benar lenyap Cho Kyuhyun !” desis Henry dengan senyuman liciknya.
“ANDWAE !!”
teriak Yunhee.Ia langsung berlari ke arah Kyuhyun dan melinungi namja itu
DOOORR
Sebuah peluru meluncur dari revolver milik
Henry.Peluru tersebut menembus punggung Yunhee yang melindungi Kyuhyun.Kyuhyun
membelalakan matanya saat Yunhee melindunginya dari tembakan Henry.Henry pun
begitu terkejut saat Yunhee datang melindungi Kyuhyun.
“Yunhee-ya !”
teriak Kyuhyun sembari melepas pelukan Yunhee.
Yunhee terbatuk
dan mengeluarkan darah.Namun ia tersenyum lemah dan memandang Kyuhyun sendu.Air
mata keluar dari kedua pelupuk mata Kyuhyun.Dipandangnya Henry dengan geram,lalu
tangannya memecahkan sebuah kaca yang melindungi sebuah tombol yang
disembunyikan di dalam kamarnya
NGUIINGG
NGUUIIINGG
Terdengar suara
alarm setelah Kyuhyun menekan tombol itu.Henry terkejut dan memandang ke
sekeliling,lalu ia menatap Kyuhyun heran.Kyuhyun pun membalas tatapan Henry dan
menyunggingkan evil smirk miliknya.
“Henry-ah,kau
pikir seorang agen FBI sepertiku tidak akan mendapat perlindungan dari pihak
berwajib huh ?” tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.
“Kau ! Sial !”
umpat Henry karena ia menyadari kebodohannya itu.
“Kau tidak akan
bisa kabur lagi Henry Lau ! Karena kantor polisi berada tak jauh dari rumahku !
Hahahaa.” ucap Kyuhyun penuh kemenangan.
Henry berdecak
kesal.Lalu ia segera berlari keluar rumah Kyuhyun,namun terlambat.Benar apa
yang dikatakan Kyuhyun beberapa mobil polisi sudah berada di depan rumah
Kyuhyun.Hnery terkepung,semua polisi yang datang langsung menodongkan pistol
mereka ke arah Henry.Henry tak berkutik,ia sudah kalah.
Setelah Henry
diringkus polisi dan di bawa menuju kantor polisi,Kyuhyun segera membawa Yunhee
menuju rumah sakit terdekat,ia sangat cemas dengan keadaan Yunhee yang sudah
tidak sadarkan diri.
@Seoul Hospital
Kyuhyun menunggu
dengan gelisah di depan ruang UGD tempat Yunhee ditangani.Setelah ia
mendapatkan perawatan untuk lukanya ia segera datang melihat keadaan Yunhee,namun
ternyata penanganan untuk Yunhee belum selesai.
Setelah beberapa
menit menunggu seorang dokter keluar dari ruang rawat Yunhee.Kyuhyun bergegas
menghampiri dokter tersebut.
“Bagaimana
kabarnya dok ?” tanya Kyuhyun langsung.
“Mianhae,apakah
anda keluarganya ?” tanya sang dokter.
“Ani.A-aku ..Aku
na-namjachingunya.” jawab Kyuhyun akhirnya.
“Oh,kau
hebat,untung saja kau segera membawanya kemari,kalau kau terlambat bisa saja
nyawanya melayang.”
“Gamsahamnida
dok ! Bolehkah aku menjenguknya sekarang ?”
“Ne.Tapi dia
masih belum siuman,jadi jangan terlalu berisik.”
Kyuhyun
mengangguk kecil lalu membungkukan badannya sebagai ucapan terima kasih untuk
sang dokter.Lalu ia segera memasuki kamar rawat Yunhee dengan
perlahan.Ditatapnya tubuh Yunhee yang terbaring lemah dengan miris.
Kyuhyun pun
duduk di kursi di depan ranjang Yunhee.Digenggamnya tangan kiri Yunhee yang
lemas,lalu diciumnya tangan Yunhee itu dengan lembut.Air mata mengalir di
wajahnya.
“Yunhee-ya,mianhae
..” ucap Kyuhyun sambil terisak.
“Jeongmal
mianhae.Aku tidak bermaksud melukaimu ..”
Masih tak ada
respon dari Yunhee yang masih memejamkan matanya.Lalu Kyuhyun bangkit dan
mengecup kening Yunhee sekilas.Ia mengusap rambut Yunhee perlahan.
“Ini semua
kulakukan karena aku mencintaimu Yunhee-ya,saranghae ..” ucap Kyuhyun akhirnya.
“Jinjja ?” tanya
Yunhee tiba-tiba yang mengejutkan Kyuhyun sehingga Kyuhyun sedikit mundur ke
belakang.
“Ka-kau ?! Ya !
Jadi kau ini sudah sadar dari tadi huh ?!” ucap Kyuhyun sembari menahan rasa
malu,mukanya mulai memerah.
Yunhee terkekeh
pelan,lalu ia menatap Kyuhyun dengan senyum mengejek.
“Kau sangat
jelek sekali sewaktu menangis Kyu.Dan kau sama sekali tidak cocok untuk
mengucapkan kata-kata roamntis seperti tadi.” kata Yunhee sembari terkekeh
pelan.
“Ya ! Kau ini !
Kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah sadar huh ? Kau mempermalukanku !”
“Hehe,mianhaeyo~”
“Lalu,engg
bagaimana ?”
Yunhee menatap
Kyuhyun dengan heran.Ia heran mendengar pertanyaan Kyuhyun yang terdengar
menggangtung sekaligus ia heran melihat Kyuhyun yang mulai terlihat salah
tingkah.
“Mwo ? Apa
maksudmu ?” tanya Yunhee dengan kebingungan.
“Aissh ! Tentu
saja aku bertanya tentang jawabanmu ! Apa kau tidak ingin memberikan jawaban
untuk semua yang kukatakan tadi ?” jawab Kyuhyun dengan kesal.
“Hehehe,mianhae.Kyu,bagaimana
kalau aku menjawab tidak hm ?” tanya Yunhee menggoda Kyuhyun.
“Aku akan
memerintahkanmu untuk menerimaku dan kau harus menurutinya karena kau sudah
berjanji akan menuruti semua perkataanku !” jawab Kyuhyun tegas.
“Mwo ?! Apa itu
! Sama saja akhirnya kalau aku akan menjadi yeojamu !” protes Yunhee.
“Hehe,tentu saja
! Karena dari awal kau adalah milikku.Saranghae.”
Kyuhyun
mendekatkan wajahnya ke wajah Yunhee.Yunhee hanya diam dan memejamkan matanya.
CHU~ Kyuhyun
mencium dan melumat bibir Yunhee perlahan.Yunhee pun merespon dan membalas
ciuman Kyuhyun.Beberapa saat kemudian mereka melepas ciuman mereka.Yunhee
menatap Kyuhyun dan tersneyum manis.Ditangkupkannya kedua tangannya di wajah
Kyuhyun.
“Nado
saranghae~”
The End
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar